Rabu, 30 Januari 2013

Moko

Moko, sebuah warung yang berada di ketinggin kota Bandung, tingginya bisa sampai 800 meter dari permukaan laut, Bukit Moko terletak di Desa Cimuncang, Ada tiga jalur untuk mencapai Moko. Pertama, melewati jalan yang bernama Bojong Koneng. Jalur ini adalah jalur yang terdekat dari segi jarak. Lalu kita juga bisa melewati jalur lainnya, yaitu jalur Cimuncang dan jalur Padasuka. Pada jalur Cimuncang, terdapat jalan penuh bebatuan yang hanya dapat dilewati oleh kendaraan khusus lintas alam. Sedangkan para pengunjung umumnya lebih memilih melewati jalur Padasuka karena tepi jalan di jalur ini sudah beraspal, meskipun tanjakan curam tetap tak terhindarkan.


Terkenal sebagai tempat nongkrongnya para off roaders. Jalan menuju ke Warung Moko memang membutuhkan perjuangan, medan jalan yang menanjak dan jalan yang kurang begitu rata harus membutuhkan ekstra konsentrasi, disekitarnya terdapat jurang yang lumayan dalam, dibutuhkan kehati-hatian dalam mengendarai kendaraan anda. Terdapat beberapa tanjakan berbatu-batu yang cukup sulit untuk dikendalikan dan sewaktu anda dalam perjalanan pulang kondisi rem sangat diperlukan karena kondisinya menurun tajam disertai tikungan-tikungan tajam.


Namun segala pengorbanan akan setimpal ketika sudah sampai di sana.  Suasananya masih sangat alami, kita bisa lihat kebun-kebun kol, bawang, jagung yang rapi, udaranya sejuk, pemandangan kota Bandung sangat terlihat jelas dari warung ini. Belum ada kafe-kafe lain disekitarnya sehingga masih sangat terasa suasana alaminya.

Dekorasinya tempatnya juga sangat alami, mejanya dan kursinya terbuat dari batu dan kayu, batu besar dibikin lempengan setebal kepalan tangan dijadikan meja segi empat dan terdapat saung2 kecil di sekitar warung ini, cocok sebagai tempat nongkrong sambil menikmati secangkir kopi atau teh hangat.


Menu nya sangat sederhana seperti mie goreng /rebus kornet, pisang bakar keju(porsinya besar, sangat direkomendasikan), nasi goreng, aneka minuman hangat dll. Harga makanan disini sangat standar, lumayan untuk mengganjal perut yang lapar setelah bersusah payah mencapai warung tersebut.

Warung Moko

Desa Cimuncang , Bandung Utara.

Buka 24 jam


Warung Mie Bakso Lela


Makan bakso sambil melihat pemandangan Kota Bandung dari ketinggian adalah yang ditawarkan Warung Lela atau anak muda di Bandung sering menyebutnya “Wale”, Tempat makan eksotis dengan bangunan bergaya Jawa kuno, dekorasi ruangan di tata sedemikian apik, selain ditambah suasana dan pemandangan indah di sekitar warung yang membuat pengunjung semakin betah.


Warung Lela terletak di sebuah perumahan yang bisa diakses melalui Dogo atas atau dari Cigadung,  dulunya adalah rumah tinggal di pinggir tebing yang dimodifikasi menjadi sebuah rumah makan, menjual Mie bakso sebagai menu utamanya, sangat pas di udara yang dingin dengan angin semilir diantara tanaman dan pepohonan yang rindang.


Menu makanannya  seperti mie bakso campur, yamien, siomay, mie dan bihun dengan sayuran, daging ayam serta jamur, ada juga sop buntut, nasi tim dan masih banyak lagi.


Warung Lela

Alamat : Jl. Kupa No. 6, Rancakendal Dago Atas Bandung




Kampung Daun

Di belahan utara kota Bandung di sebuah lembah kecil kawasan obyek wisata Cihideung, Lokasinya yang terletak 4,7 km dari mulut Jalan Sersan Bajuri, berada di dekat pertigaan Terminal Ledeng. Arah jalan menuju Lembang. Kampung Daun Culture Gallery & Café  adalah sebuah kafe yang unik dengan suasana kampung yang alami.



Awalnya Villa Triniti dibangun di tempat ini pada tahun 1997, yang kemudian menjelma menjadi picnic area, dimana orang-orang bebas datang sembari membawa tikar dan makanan.

Tempat yang alami, indah dan jauh dari hiruk pikuk kota membuat Ruth Tamzil de Fernandes terinspirasi membuat saung sederhana untuk tempat makan dan melepas penat. Ide ini semakin berkembang ketika Indonesia banyak mengalami kerusuhan, khususnya di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya.

Nama Kampung Daun sendiri diambil karena di tempat ini dahulu dipenuhi daun-daun labu siam . Filosofi labu siam adalah semakin rimbun semakin merunduk. Jadi, Kampung Daun merupakan perkampungan yang low profile serta penuh kebersahajaan.

Bukan hanya rasa yang menjadi perhatian, food decoration juga menjadi perhatian utama. Berbagai pernik seperti piring dari anyaman bambu dan buah sebagai wadah nasi, seluruh bahan penyaji berkesan natural.



Menu yang dihidangkan kampung Daun lebih banyak menu tradisional. Jangan lupa menikmati makanan favorit seperti nasi timbel khas kampung daun. Penampilan menu ini sedikit beda. Nasi dibentuk kerucut dan diracik dengan bumbu yang khas. Atau nasi goreng yang disajikan dalam tapir dengan nasi ditengah dalam batok kelapa yang dikelilingi lauk-pauknya.
Kafe ini dibuka pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB, dan weekend Kampung Daun tutup pukul 24.00 WIB.
Kampung Daun Culture Gallery & Café
Alamat :
Jl. Sersan Bajuri Km. 4,7 No. 88 RR1 – Bandung




Selasar Sunaryo  Artspace & Coffee Shop 

Sebuah Galeri Seni dan terrace coffee shop dengan pemandangan pegunungan dan bukit yang indah di tengah udara sejuk Bandung. Di lereng Bukit Dago, tidak jauh dari pusat kota, Sebuah ArtSpace unik dimana seni dan kegiatan budaya bagi pengunjung dan seluruh masyarakat pecinta seni. Dibangun selama empat tahun (1993-1997) oleh Sunaryo dan BaskoroTedjo, Selasar Sunaryo Art Space dibuka untuk umum sejak September 1998. Istilah 'selasar' bermakna mencerminkan konsep tempat dengan desain ruang terbuka bagi masyarakat umum. Selasar Sunaryo Art Space sebuah karya yang didedikasikan untuk dunia seni dan masyarakat umum.

Ruang tingkat bawah Sebuah ruang seni untuk seniman-seniman muda maupun yang berpengalaman dan Ruang pameran untuk tingkat Asia Pasific. Ruang tingkat atas terdiri dari ruang pameran seni indoor dan outdoor karya Sunaryo termasuk lukisan, patung dll.



'Ruang A' (Gallery)
(sekitar 177 m2)Digunakan untuk rumah dan pameran karya-karya Sunaryo yang dipilih oleh Dewan Kurator berdasarkan timeline dan periode penciptaan. Ruangan ini
juga digunakan untuk pameran skala besar mempromosikan seniman Indonesia dan asing.







 Batu Taman
(sekitar 190 m2), sebuah ruang terbuka yang digunakan untuk memamerkan karya Sunaryo yang terbuat dari batu.









'Ruang Sayap’ (Wing Gallery)
(sekitar 48 m2), digunakan untuk menampilkan pameran karya seniman muda dari Indonesia maupun luar negeri. Ruang ini juga digunakan untuk menyajikan koleksi permanen dari komplek seni disini yang mencakup karya-karya yang dipilih seniman dari Indonesia dan luar negeri.

 



Ruang B (Galeri B)
(sekitar 210 m2)Digunakan untuk pameran seniman muda dari Indonesia maupun luar negeri. Ruang ini juga digunakan untuk koleksi dari karya-karya seniman dari Indonesia dan luar negeri.








'Kopi Selasar' (Selasar Cafe)
(sekitar 157 m2), sebuah kafe terbuka yang besar adalah tempat yang tepat untuk bersantai dan menikmati kopi, makanan ringan dan makan siang, menggunakan hot spot, atau hanya menikmati pemandangan indah bukit Dago.








'Selasar Cinderamata (Selasar Shop)
Selasar cinderamata, toko dimana orang dapat membeli barang-barang seni dan budaya, buku dan jurnal serta hadiah dan suvenir.








Amphitheater (sekitar 198 m2)
Ruang melingkar terbuka dengan layar besar, memiliki kapasitas maksimum 300 orang dan khusus dibangun untuk pementasan acara pertunjukan seni, pembacaan puisi, pemutaran film dan acara budaya lainnya.
 






Bamboo House (sekitar 76 m2)
Sebuah rumah sederhana yang terbuat dari bambu. Sering dijadikan tempat bagi para seniman menghabiskan malam disini ketika terlibat dalam sebuah acara seni dan juga digunakan oleh seniman ataupun tamu khusus.

 





Bale
Handap adalah ruang serba guna yang digunakan untuk diskusi, pertunjukan, acara dan lokakarya. Bangunan ini terinspirasi oleh arsitektur Jawa tradisional dengan teras terbuka. Bale Handap  dipisahkan dari bangunan utama, terletak antara Gedung Bambu pada lantai dasar Selasar.

 





'Bale Tonggoh' (Hall Atas)
Bale Tonggoh (sekitar 190 m2), adalah bangunan semi permanen yang berfungsi sebagai ruang untuk proyek seni  dan ruang pameran acara tertentu.







Jam Buka:
Senin - Kamis (10 pagi – 6 sore)
Jumat - Minggu ( 10 pagi – 9 malam)
Alamat : Jl. Bukit Pakar Timur No.100, Bandung

 

The Peak Resort Dining

Di The Peak ini salah satu keunggulannya adalah  makan malam dengan candle light nya yang eksklusif di menara mereka. 
Makanannya di The Peak ini berstandar hotel bintang 5,  berikut antara lain menunya:  lasagna, chicken cordon blue, buntut bakar, tenderloin, chicken steak, zuppa, minumannya pun beragam dari jus, kopi, teh dll. Yang paling berkesan tentu adalah  tenderloinnya, bisa jadi tenderloin disini adalah yang terbaik, dengan dagingnya yang sangat empuk dan bumbu nya yang luar biasa. 
Buat kalian yang lagi cari alternatif makan malam di Bandung atas, The Peak sangat direkomendasikan, berkualtias hotel bintang 5 ,dengan pemandangan dan suasana yang ber kelas dan romantik.










The Peak Resort Dining
Komplek Girandah
Jl. Desa Karyawangi, Ciwaruga, Parongpong
Lembang, Bandung
Jawa Barat - Indonesia
PH 1: (022)270-5429
PH 2: (022)270-0759

Business Hour
Senin - Jum'at : 11:00 - 20:00
Sabtu : 11:00 - 02:00
Minggu : 11:00 - 24:00

Kisaran harga :
A La Carte Menu : 60,000 - 100,000 per orang
Buffet / Coorperate Menu : 50,000 - 100,000

Special Menu :
Sop Buntut
Sirloin Black Angus
Tenderloin Black Angus
Koba Tenderloin



The Valley Suki Garden Resto



Bagi yang suka and hobi makan all u can eat it,  tempat ini salah satu tempat yang wajib di kunjungi. pasti semuanya tau The Valley kan, tapi sepertinya tidak terlalu banyak yang tahu The Valley Suki Garden Resto. Letaknya tepat di seberang The Valley Hotel & Resto. Begitu beragamnya menu all u can it, begitu banyak pilihan makanan berkualitas seperti daging dengan berbagai bumbu, tempura, berbagai salad, daging ayam, sapi, ikan, cumi dll, dan pastinya yang bikin ketagihan di sini adalah hidangan penutupnya, dessert berkualitas a la The Valley seperti strawberry cake, tiramisu, chocolate cake dan banyak lagi. jadi.. buat yg mau ada perayaan sesuatu atau sekedar makan malam tempat ini layak dicoba. Dan pemandangannya juga sudah pasti luar biasa.
Tips: sebelum makan, tahan nafas dalam-dalam, jangan khilaf, jangan terburu-buru dan jangan ambil banyak-banyak, cara makan kita menentukan seberapa kita bisa menikmati makanan, Selamat mencoba..


Suasana The Valley Suki Garden Resto, dengan view Bandung City Light

The Valley Suki Garden Resto
Price : ± Rp 40.000 – 75.000 / orang
Alamat : Jl Lembah Pakar Tmr 28,Dago,Coblong BANDUNG




Punclut

Buat anda yang berencana ke Bandung, Punclut jadi alternatif tempat wisata yang cukup menarik. Selain bisa menikmati city view, ada juga tempat latihan klub Olah Raga Ekstrim Sepeda sehingga kita dapat menikmati berbagai atraksi sepeda. Jika berkunjung di malam hari Kita bisa menikmati pemandangan lampu-lampu kota Bandung dari atas, biasa nya pada malam-malam akhir pekan tempat ini dipenuhi pengunjung baik anak-anak muda maunpun Keluarga.


Punclut dimalam hari


Pemandangan di Punclut siang hari

Bandung adalah kota untuk makanan enak dan unik. Banyak tempat di Bandung melayani hidangan lezat, dari restoran mewah sampai di-sudut-PKL. Hal lain tentang makanan di Bandung adalah pemandangan, pemandangan Bandung di malam hari dari atas bukit sungguh sangat luar biasa. Satu tempat tertentu yang terkenal karena pemandangannya adalah Punclut.
Punclut berdiri di atas bukit Bandung. Dari Punclut kita bisa melihat lampu-lampu kota Bandung, sebuah pemandangan spektakuler dengan perspektif yang berbeda dari biasanya. Punclut juga menawarkan pengalaman kuliner yang
luar biasa, kita dapat menemukan restoran berkonsep tradisional dengan "lesehan" (duduk di lantai dengan karpet) , dan tentu saja dengan menu fantastis mereka. Kita bisa mencoba berbagai macam makanan khas jawa barat seperti kacang rebus, gorengan seperti Tempe goreng, atau Tahu goreng, atau bahkan "Tutut" (sejenis siput), itu semua ada disini.

Menu yang disajikan di Punclut tidak kurang dari p
emandangannya. Meskipun itu hidangan tradisional, tetapi rasanya tidak kalah dari makanan Asia lainnya. Beberapa menu seperti seperti seperti "nasi merah" (beras merah), "ayam bakar dan goreng" , "goreng usus ayam" , tahu goreng, tempe goreng, "lalapan" (sayuran mentah), "ikan asin" ditambah dengan sambal super pedas "sambel terasi" (udang dengan cabe, dan banyak lagi!), adalah satu di antara favorit pelanggan.

Punclut juga menjadi area untuk bermain sepeda dan jogging bagi masyarakat Bandung. Di pagi hari, Anda dapat melihat banyak orang lokal Bandung  joging pagi dan mengendarai sepeda mereka di daerah ini. Selama bulan Ramadhan, sebagai
an orang datang ke Punclut di sore untuk "ngabuburit" (suatu kegiatan dilakukan oleh orang untuk membunuh waktu mereka sementara mereka menunggu waktu untuk berbuka puasa). Jika Anda ingin berbuka di Punclut, Anda harus datang lebih awal, karena percayalah, Sangat ramai!




sumber :http://kudunyahoo.com/index.php?option=com_content&view=article&id=29:daftar-tempat-wisata- dan-kuliner-bandung&catid=10&Itemid=101

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar